Well, nanti gw lanjutin.

Tiba2 si Boss dateng.

===

Oke si Boss tadi udah pergi. Abis ngomel-ngomel gara-gara gw tadi telat ngantor 2 menit.
Oke, kembali ke topik.

Sekitar jam 6.15 pagi tadi, telpon kantor gw berdering.
Dari seberang sana terdengar suara rintihan dari seseorang yang sudah ga asing. Pak Akhmadi.

Beliau adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan.

Beliau menginformasikan bahwa barusaja dia mengalami kecelakaan di jalan.
Motor yang dikendarainya diserempet mobil. Kejadian sekitar pukul 6 tadi.

Kronologisnya begini ; *yah si boss datang lagi
====
Apdet : 11 Feb 2009
Sory, tulisan ini gw ga lanjut2in, soalnya sibuk banget sih.
Lanjut….

Akhirnya kemaren (10-02-09) gw jenguk langsung ke pak Akhmadi di Depok dan menanyakan langsung kabar dan keadaannya. Alhamdulillah, beliau tam pak sehat wal afiat.

Trus gw tanya gimana kejadiannya, kok sampai bisa terjadi?
Gak mungkinlah ini salahnya Pak Akhmadi, soalnya gw tau sendiri orangnya kayak gimana, Kalo make motor ga mungkin ngebut, apalagi ugal2an hingga terjadi kecelakaan.

Jadi begini …..

…..
Sehabis sholat subuh, seperti biasa beliau mempersiapkan segalanya untuk berangkat ke tempat tugasnya di salah satu sekolah swasta di bilangan Kebayoran Lama – Jakarta Selatan. Tanpa Sarapan.

Iya. Tanpa sarapan. Soanya begitu Perda dari Pemda DKI yang soal pengaturan jam belajar sekolah yang dimulai pukul 6.30 itu, ‘harus’ mengubah segala jadwal dan kebiasaan beliau, terutama di pagi hari.

Dengan jarak yang lumayan jauh, sekitar 1 jam dari rumah ke tempat kerjaan, beliau harus buru-buru berangkat sekitar jam 5 pagi.

Dan pagi itu terasa masih sangat gelap dan dingin sekali, secara semalam kota Depok diguyur hujan yang lumayan deras dan tanpa henti-henti. Hingga menjelang beliau berangkat pagi itu.

Saat sepeda motor beliau meluncur sampai di perbatasan kota Depok, terjadi insiden yang tidak diinginkan itu.

OIK, idola baru gw

Posted: 3 Februari 2009 in Tentang Perasaanku
Tag:, , , , ,

Oik Cahya Rahmadani

Oik Cahya Rahmadani


Oik Cahya Rahmadani, murid kelas 6 SD Kutowinangun 04 Kecamatan Tingkir.
Penampilannya memang lugu begitu juga dengan keluarganya terutama neneknya Legiyem, yang selama ini menjadi tempat Oik bernaung.

Tetapi jangan kaget bila suaranya, boleh diacungi jempol karena tidak kalah dengan orang dewasa.

Sehari-hari Oik tinggal bersama neneknya Legiyem, yang merupakan penjual gorengan.
Rumah mereka cukup sederhana di RT 2 RW 8 Jalan Jalan Tanggulrejo Dukuh Butuh Kelurahan Kutowinangun.

Meskipun keluarga bersahaja, tetapi Oik sejak kecil dikenal memiliki bakat seni yang luar biasa. Terlebih ibunya, Ismiati, juga merupakan penyanyi yang kerap dipesan untuk manggung berbagai acara tertentu.

Oik sejak kecil kerap mengikuti lomba model, drumband, lomba menyanyi, dan lainnya.

Bahkan bakat yang cukup menonjol adalah menyanyi serta nembang Jawa/macapat. Dia pernah meraih juara macapat tingkat Jateng beberapa waktu lalu. Suara yang meliuk-liuk bagi gadis seusia dia itu yang membuat penonton atau pun siapa saja kagum.

***

Itulah sekilas gambaran tentang OIK.

Udah 3 minggu ini gw suka banget ngliat Idola Cilik yang tayang tiap Sabtu dan Minggu di RCTI.

Dan favorit gw adalah … OIK. Gw suka notnon IC2 gara2 OIK.
Gw suka banget suaranya, penampilanannya, senymnya, dan segala-galanya deh tentang dia. Entah kenapa setiap kali liat OIK, gw jadi keinget ama adek gw yang di kampung.

Semoga OIK jadi yang nomor 1 di IC.

***

Ini penampilan OIK yang paling gw suka

(1) Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’

(2) Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!

(3) Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.

(4) Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.

(5) Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

(6) Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.

(7) Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

( 8) Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.

(9) Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.

(10) Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!

(11) Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

(12) Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu

(13) skip

(14) Plis aku butuh bantuan kamu. Soalnya, kunci buat membuka pintu kebahagiaanku, ga tau napa, ada padamu.

(15) Ketika mencintaimu, aku mendapat kekuatan. Mendapat cintamu, aku beroleh keberanian. Kamu wonderwoman, yang membuatku ngerasa jadi superman. Kalimat terakhir bisa dibalik sesuai keperluan. Atau diulang, kalo kamu berdua makhluk sejenis, kek kasus Ryan D .

(16) Ayolah tinggal sesukamu di dalam hatiku. Janji, aku ngga bakalan ngutip uang kontrakan.

(17) Cintaku denganmu memang tak akan berkahir bahagia, karena yang kutawarkan untukmu adalah cinta yang tak punya akhir.

(1 8) Izinkan aku membaca nada-nada di dalam jiwamu, untuk kunyanyikan saat kau mungkin sudah lupa lirik-liriknya.

(19) Katanya orang bisa jadi bodoh karena cinta, tapi aku ngga peduli itu. Aku cuma mikir, betapa bodohnya mantanmu, yang berhenti mencintaimu.

(20) Kau begitu kucinta, hingga ketika bersamamu mati seperti bisa kutunda, dan tanpamu, hidup serasa tiada guna.

(21) Senyummu seperti sebuah undangan buat imajinasiku, untuk terbang sejauh-jauhnya, berkembang seliar-liarnya.

(22) Aku tak pernah tau kebahagiaan sesungguhnya, sampai ketika aku mendapatkan cintamu. Dan aku tak pernah tau derita sebenarnya, sampai aku kini kehilangan itu. Terima kasih telah mengenalkanku pada kedua rasa yang tak akan kulupa.

(23) Jika aku ngga bisa mencintaimu seperti yang kamu inginkan, bukan berarti aku ngga mencintaimu dengan semua yang kupunya.

(24) Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu, atau menangis dalam perih derita, karena tak bisa lebih dari itu.

(25) Di antara jemarimu, diciptakan ruang kosong, agar ada tempat untuk diisi oleh jemariku.

(26) Jangan bilang kamu mencintaiku, kecuali dengan kesungguhan. Karena bisa saja aku melakukan hal yang paling gila, dengan mempercayainya.

(27) Memikirkanmu, aku jadi malas tidur. Soalnya, hidupku kini jauh lebih indah dari impian manapun.

(2 8) Aku selalu berusaha tak menangis karenamu, karena setiap butir yang jatuh, hanya makin mengingatkan, betapa aku tak bisa melepaskanmu.

(29) Kamu ga pernah bisa kuusir dari pikiranku. Ya udah, mungkin tempatmu emang di sana.

(30) Ketika kamu menutup diri, aku tau bukan untuk membuatku pergi. Kamu cuma ingin tahu, apakah aku cukup kuat untuk membukanya. (Yang ini sok PD kekna ya)

(31) Aku sadar, mencintaimu sama saja menyerahkan padamu kekuatan untuk menghancurkanku. Tapi aku percaya, kau tak akan menggunakannya untuk itu.

(32) Kamu tau, napa aku sedih tadi malam? Aku duduk di dekat seseorang yang paling berarti buatku, namun aku sadar baginya aku mungkin tak berarti apapun. (Yang ini, kalo dia punya rasa dikiiiit aja, pasti dibales deh).

(33) Tak mungkin aku berhenti mencintaimu. Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu.

(34) Aku ingat kamu ketika seneng, karena aku selalu ingin berbagi kebahagiaan denganmu. Ingat kamu ketika sedih, karena kamu orang yang selalu mengerti perasaanku. Ingat kamu ketika ketawa ato nangis, karena kamu selalu membuat tawaku semakin lebar, dan membuat air mataku berhenti keluar.

(35) Walau kau buat aku menangis, aku tetap mengkhawatirkan keadaanmu. Walau kau semakin acuh, aku malah makin merindukanmu. Bahkan jika kau sebenarnya telah beralih kepada yang lain, aku akan berusaha berbahagia untukmu.

(36) Gimana kalo kita berdua jadi komplotan penjahat: Aku mencuri hatimu, dan kamu mencuri hatiku…

(37) Mereka bilang waktu akan mengobati semuanya. Masalahnya, tanpa kamu di sini, waktu seperti berhenti.

(3 8) Kamu membuatku tersenyum, tanpa sebab apapun. Membuatku tertawa, walau tak ada yang lucu. Sialnya, kamu juga membuatku jatuh, pada saat aku semestinya menjauh.

(39) Aku tak mungkin bisa mengatasi semua masalah yang menimpamu. Tapi aku janji, bakal selalu bersamamu untuk menghadapinya.

(40) Tadi malem, pas mikirin kamu, air mataku netes. Aku nanya napa dia keluar. Katanya, “Ada yang penting banget kykna di mata kamu, segitu pentingnya sampe ga ada tempat buat aku. Ya udah, mending aku keluar aja”

(41) Hari ini aku menangis bukan karena merindukanmu, atau mendambamu kembali. Tapi karena akhirnya aku sadar, aku bakal baik-baik saja tanpamu.

(42) Napa aku ga pernah bisa membencimu, saat kamu buat perasaanku tercabik-cabik?

(43) Dulu aku heran, napa orang sampe berantem ‘hanya’ karena cinta. Trus aku inget muka kamu, dan tiba-tiba, aku merasa siap menghadapi Perang Dunia Ketiga.

(44) Sejujurnya, kadang aku sembunyi, karena ingin kamu temukan. Menjauh karena ingin kamu ikuti. Menangis karena ingin kamu tenangkan. Menjatuhkan diri, karena ingin kamu tangkap.

(45) Aku pengen bersamamu cuma pada dua waktu: SEKARANG dan SELAMANYA.

(46) Jangan GR deh. Aku kangen kamu sedikit aja kok. Sedikit berlebihan maksudnya. (Untuk menghormati Valentino Rossi, pembalap pujaanku yg selalu pake nomor ini, sampe di sini dulu ya…)

semuanya kubaca dari :sini

Aku hanyalah seorang masnusia pecinta keindahan.

Kata-kata dalam semua SMS di atas sungguh penuh dengan nuansa keindahan yang tak terkira. Oleh sebab itulah aku’arsip’kan di blog ku.

Terima kasih untuk semua orang yang menciptakan kata2 indah yang terwujud dalam SMS di atas.


Barusan iseng-iseng masuk ke longue kaskus dan nemu thread gosip tingkat tinggi.
Ada yang bilang setelah Israel berhasil menguasai Palestina, maka sasaran berikutnya adalah INDONESIA.

yang berwarna merah mungkin adalah prioritas target

yang berwarna merah mungkin adalah prioritas target

Ya Indonesia negara tanah air kita tercinta.
Hal itu hanya sekedar asumsi karena di website-nya kaum ZIONIS itu terpampang peta negara Indonesia yang ditampilkan di frontpage situsnya http://us-israel.org

Ngapain coba peta negara kita ditampilin di halaman depan situsnya?

Mungkinkah?

Malam minggu 4 Januari 2009, sesampainya kembali di Jakarta setelah liburan di desa*) halaman selama hampir 2 minggu, rasanya males banget keluar rumah. Sepertinya gw masih terlalu cape untuk jalan keluar di malam minggu itu.

Iseng-iseng liat EXTRAVAGANZA.
Tak kuduga, salah satu tayangannya menghadirkan MAMA LAURENT sebagai narasumber untuk ramalan di 2009.

Yang bikin gw heran kok tega-teganya si Mama (walaupun tidak secara langsung) menyebutkan bahwa tahun 2012 bakal terjad kiamat.

Dia bilang bahwa dia tak bisa lagi melihat dunia di tahun 2013.
Itu berarti umur dunia cuma sampe 2012.

Gw sungguh sangat-sangat menyayangkan pernyataan sang Mama.
Kalopun emang seandainya dia tahu dan diberi anugerah untuk bisa melihatr masa depan, tak semestinya dia menyampaikan hal tersebut.

Bener-bener mendahului nasib.

Dan anehnya hampir seluruh komunitas-komonitas di jagat maya membicarakan soal kiamat di tahun 2012 tersebut.

Salah satunya di sini

Gw pribadi sangat yakin di tahun 2013 pun gw masih bisa ngeBLOG.
Itu juga kalo gw masih dikasih umur. heheheh

*) gw lebih seneng nyebut DESA dari pada KAMPUNG
Secara, desa terdengar lebih sejuk, alami, dan pastinya EKSOTIs bila dibanding dengan kata KAMPUNG yang terkesan kumuh, kotor dan ga beraturan.

Andrea Hirata

Suatu sore saat gw lagi BeTe
Tiba-tiba saja ada Pesan dari tukang SEND ALL
Isinya tentang ajakan untuk menghadiri peluncuran sebuah NOVEL yang paling ditunggu tahun ini. di sebuah toko buku di MP Book Point, di kawasan Cipete jam 19.00.

Dengan setengah hati gw mengiyakan, soalnya Jum’at sore tanggal 28 itu gw udah ada kegiatan lain yang tak kalah menyenangkan; tidur.

Detik-detik menjelang jam yang dijanjikan, 16.30, perasaanku jadi resah dan gelisah. Ada keinginan kuat ntuk datang.

Beberapa saat kemudian ku-SMS si tukang SEND ALL itu, untuk konfirmasi jadi ato nggaknya. Namun sungguh tiada kuduga, jawaban yang kudapat adalah …

“Ring, sori bgt,gw ga jd bos kg balik”

What?

Namun keinginan itu begitu kuat.
Akhirnya gw putusin tetap pergi meskipun sendiri, meskin belum tau tempat dan lokasinya. gw pergi hanya dengan berbekal SMS alamat yg dikirimkan dari tukang SEND ALL itu.

Sesampainya di Blok M, iseng2 gw ajak salah satu kawan buat nemenin, katakanlah JIMBRON. Dia termasuk salah satu penggemar buku2 Andrea Hirata.
Untung dia mengiyakan. Dapet teman deh.

Setelah tanya kiri kanan, takon mana mene, akhirnya didapatlah petunjuk agar gw naik Metromini 610. Lalu disarankan turun di Cipete.

Di tengah perjalanan, gw ngobrol dengan bapak-bapak yang hampir jadi kakek, secara anak perempuan tertuanya sedang hamil dan sebentar lagi melahirkan, lelaki cemara angin itu mengatakan kalo gw salah naik.

Dengan terpaksa kami turun di jalan. tepatnya di ITC Fatmawati. Lalu bertanyalah kembali kepada seseorang yang kebetulan keliatan pinter. jawaban yang gw dapet, sebenrnya gw udah bener naik metromini 610 tadi, tinggal lurus terus turun di D’Best fatmawati dan belok ke kiri tinggal lurus. Nyampe deh.

Wah dikerjain kakek-kakek dah gw.

Dengan masih dongkol gw kembali menyetop Metromini 610 dan melaju lagi.
Sesampainya di D’Best kami turun, kemudian bertanya lagi ke beberapa tukang Owjek yang sdang mangkal,

“Dekat kok mas, tinggal lurus nanti ada lamu merah lurus lagi paling beberapa ratus meter, kalo naik ojek paling 5000, mau?” Gitu jawaban dari Kang Ojek.

Kalo deket, ngapain naik ojek, jalan aja dah itung-itung olah raga.

Namun setelah sekian riobu langkah belum juga nyampe, lampu merah yang dijanjikan si tukang ojek tadi belum juga menampakan lampunya.
Sudah lebih darui setengah jam kami berjalan.
Jauhnya minta ampun. Kalo tau gini mendingan naik ojek tadi.

Namun, peluh dan lelah terasa hilang saat kami melihat sebuah plang dengan tulisan MP bookpoint, di toko buku itu terlihat sangat ramai sekali didesaki pengunjung.

Dari luar kulihat bang Ikal sedang sibuk melayani dan menandatangani novel yang baru saja diluncurkannya, sebuah novel penutup tetralogi Laskar pelangi. Maryamah karpov.

Dengan keinginan menggebu dan nggak pake mikir, gw nyerobot masuk lewat pintu undangan. Tiba-tiba seorang gadis cantik berkerudung putih megalangi kami.

“Mas, ini khusus undangan, mas undangan dari mana?”

Undangan? Undangan dari Hongkong?
Malunya gw. Akhirnya dengan langkah mundur gw berbalik arah.
lalu gw nanya ke die, biar bisa masuk gimana caranya?

Dia bialng gw mesti beli dulu bukunya, abis itu bisa masuk dan minta tanda tangan. Oke deh, emang tujuan gw kesini salahsatunya buat beli buku juga kok.

Setelah ngantri beberapa lama, akhirnya tibalah giliran gw.
Si Mbak Penjaga Buku (MPB) itu bertanya

“Mas pake kartu apa?”
“Kartu? Kartu apaan mbak?”
“Kartu kredit dong, Mas. Masa kartu tanda penduduk, heheh”
“Waduh kebetulan lagi nggak bawa mbak,” padahal emang ga punya.
“Maaf mas, di sini hanya melayani Kartu Kredit”

Padahal gw udah nyodorin duit. Sepertinya duit emang udah mulai nggak laku.
Orang yang ngantri di belakabang gw tampak menahan tawa.
Wah malu lagi gw. Udah 5 kali hari ini gw menanggung malu.

Namun si Mbak itu mau berbaik hati. Dia memberi petunjuk agar gw beli secara reguler aja, sambil menunjuk ke antrian yang lebih panjang lagi. Cape deh…

Setelah beberapa ribu detik, akhirnya gw pun bisa mendapatkan buku itu, dan kalo mau mendapat tanda tangannya gw mesti berdesak2 an lagi dengan puluhan orang yang sedarui tadi menyesaki toko buku itu seolah tak pernah habis. Capek lagi deh.

AC diruangan itu seakan tak berfungsi, keringat deras sebesar jagung mengucur, membasahi kaos dan Kerpus gw. Gw kepanasan.
Tapi mungkin inilah slah satu jalan yang harus gw tempuh untuk bisa dapat berdekatan langsung dengan nya.

Ketika tiba giliranku …. Dia tersenyum menatapku, senyumnya manis. manis sekali, begitulah senyum ikhlas, boi. Akan terlihat lebih manis dari gula aren.

Senyumnya seolah berkata :
Terima kasih sudah datang, beginilah nasibku, boi.

Kulitnya putih bak pualam, rambut ikalnya ditutupi topi khas yang selalu dia pake.
Sungguh mengangumkan penampilannya saat itu. Simple but Elegan

Setelah lebih dekat, Tak kusia-siakan kesempatan ini, kujabat tangannya dengan erat sebelum dia menandatangani buku-ku itu.

Terimakasih, kal. Pertemuan yang sangan mengesankan.

Gw tidur dengan sangat nyenyak malam itu.

Bra Khusus Pria

Posted: 24 November 2008 in Yang Paling Garing
Tag:, , , , , ,

Photobucket

Semalem liat berita di TV katanya di Jepang udah ada BRA khusus Pria.
Dan hebohnya, bra yang dijual seharga 2.800 yen ato sekitar 30 USD itu menjadi best Seller dan sudah laku sebanyak 300 buah dalam waktu hanya 2 minggu sejak peluncurannya.

Jepang emang gila.
Manfaatnya apa sih BRA bagi Pria?

Di Indonesia sudah ada yg jual blum ya?
Kayak apa ya rasanya make bra?

Suatu ketika, seorang teman berkeluh kesah lewat tulisannya ;

Selama ini gue berdoa supaya jadi orang yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa..
kok malah jadi orang yang dimanfaatkan?

dan suatu obrolan di YM

X : Ternyata susah juga ya nyari Font di Internet.
Y : Makanya manfaatkan Oom Google.
X : Ogah ah, enakan manfaatin Lu. Wakakakak
Y : **Gubrakkssss!!!!

Ada apa dengan manfaat ?

Dalam KBBI Daring(Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan)
mendefinisikan kata manfaat sebagai berikut :
man·fa·at n 1 guna; faedah: sumbangan itu banyak — nya bagi orang-orang miskin; 2 laba; untung: — penjualan ternaknya berlipat ganda;

Bukankah dalam suatu hadits dikatakan bahwa :
sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain

Lalu, apa yang dimaksud bermanfaat dalam hadist tersebut?
Apakah ‘dimanfaatkan’ juga termasuk manusia yang paling baik?
Ataukah justru manusia yang merasa dirinya ‘di-bego-bego-kan’?

Kalo gw bilang, IYA.
Walaupun kita tahu kita sedang dimanfaatkan, asal kita menjalaninya dengan ikhlas.
Insya Allah kita termasuk orang-orang yang termaksud dalam hadits di atas.
Bego? Ah… itukan cuma perasaan lu aja kali….

Berbahagioalah karena kita sudah bisa bermanfaat untuk orang lain.
Walaupun dalam konteks ‘dimanfaatkan’

So, ambil enaknya aja.

Selamat hari Jum’at teman-teman.
Apakah hari ini kamu sudah dimanfaatkan? *ndorokakung mode:on

Gw yakin 9 dari 10 blogger yg tinggal di Jakarta pasti udah nonton Laskar Pelangi.
Dan gw yakin 8 dari 9 orang yang nonton itu berkomentar “Luar Biasa!!!” atas film yang diadaptasi dari Novel fenomenal dengan judul yang sama; Laskar Pelangi.

Gw aja nonton udah 2 kali lho. Tapi pengen nonton lagi.
Abisnya ni film paling luar biasa yang pernah gw tonton.
Presiden SBY aja akhirnya nonton juga.

Tau nggak sih lo siapa aja orang-orang di balik kesuksean Film ini?
Mereka adalah… the KRITINGERS.
Ya. Orang-orang keriting yg ternyata berada dibalik kesuksesan film ini.

Photobucket
Andrea Hirata

Tanpa ada orang keriting yang satu ini, ga mungkin bakalan ada film Laskar Pelangi.
Di balik rambut keritingnya tersimpan pengalaman luar biasa bersama dengan teman-teman Laskar Pelanginya. Hingga terlahirlah Laskar Pelangi. Sebuah Novel fenomenal yang luar biasa.

Photobucket
Riri Riza
Sang sutradara keriting yang super jenius. Dia mampu memvisualisasikan cerita dari sebuah novel dengan sangat luar biasa.
Bukan perkara mudah tentunya mem-film-kan cerita dari sebuah novel yg fenomenal. Masih ingat dengan Ayat-Ayat Cinta, kan? Nggak sedikit orang yang kecewa dan berkomentar negative dengan difilmkannya novel karya Kang Abik ini.
Lain halnya dengan Laskar pelangi. Sejauh ini yang gw denger adalah pujian dan sambutan yang positif atas film ini.
Malahan Andrea Hirata sendiri pun bilang film garapan Riri Riza yang diangkat dari novelnya ini lebih luar biasa dari novelnya itu sendiri.
Gw juga. Gw kira filmnya jauh lebih damai. Kalo di novel, gw merasakan adanya dendam si penulis terhadap sekolah PN.
Hmmm.. menurut lo?

Photobucket
Mira Lesmana
Mabk Mira emang gak pernah main-main dalam memproduseri sebuah film.
Dan hasilnya… semua film-film yang diproduseri Mbak Mira sangat luar biasa. Di antaranya film Ada Apa Dengan Cinta yang menjadi pioneer kebangkitan Film Indonesia yang seolah mati suri.

Photobucket
Giring Nidji
Salah satu unsur utama dalam sebuah film adalah dengan adanya soundtrack lagu (Ost). Ost. Ini bisa mewarnai dan bisa menjadi penunjang kesuksesan dari sebuah film.
Dan entah kenapa film yang diangkat dari novel yang penulisnya keriting dan disutradari oleh seorang sutradara keriting serta diproduseri oleh seorang keriting juga itu soundtrack nya dipercayakan kepada grup band yang leadernya juga seorang keriting. Nidji. Hwa hwa hwa…
Dan emang nggak salah pilihannya. Lagu yang dihasilkannya bener-bener luar biasa. Liriknya bener-bener menyentuh. Salut buat Nidji.

Photobucket
Andy F Noya
Beliau memang nggak terlibat dalam proses produksi Film Laskar Pelangi. Tapi berkat KickAndy-acara-talkshow-yg-dipandunya, turut andil dalam membesarkan Laskar Pelangai. Secara Kick Andy pernah menayangkan Novel Laskar Pelangi, hingga membuat Novel tersebut jadi Booming di seluruh seantero Republik Indonesia. Begitupun ketika novel ini di-Film-kan, beberapa hari sebelum dirilis di Bioskop diriview dulu di acara Kick Andy, sehingga makin membuat masyarakat penasaran dan berbondong-bondong pergi ke bioskop.

Dan…

Photobucket
Gw
Liat tampang gw. Nggak jauh berbeda dengan orang-orang di atas kan?
Hehehehe…. Sekali-kali narsis boleh dong.
Tanpa ada orang-orang kayak gw sebagai penikmat sastra dan film (akut) gak mungkin film ini bisa sukses.

Gw sangat setuju dan seneng banget dengan difilmkannya novel Laskar Pelangi ini.
Secara bangsa kita ini masih merupakan bangsa penonton, bukan bangsa pembaca.

Bener-bener film yang super duper luar biasa.

Tapi…. Ada tapinya.
Sayangnya pemerean Ikal dewasa dalam film ini gak seperti yang gw harapkan. Padahal dalam bayangan gw, jauh hari sebelumnya, kalopun novel ini nantinmya difilmkan, udah kebayang kalo aktor yang bakal memerankan tokoh Ikal ini adalah Nicholas Saputra, yang notabene-nya berambut keriting juga, bukan Lukman Sardi. Secara dari fisiologi, Nicholas Saputra lebih mendekati Andrea Hirata ketimbang Lukman Sardi.

Coba bandingkan sendiri.

Photobucket

Lagian, senyum Lukman Sardi seperti orang yang cengengesan. Hihihi…
Lagi pula Lukman Sardi kan nggak Keriting.

Hidup Orang Kriting….!!!!

======
Update : 16/10/08

Satu lagi nih si Keriting yg turut mewarnai Laskar Pelangi (kelupaan, untung ada yang ngingetin) :

Photobucket
Bang Haji Rhoma Irama
The King of the Music of My Country ini juga turut mewarnai film ini. Posternya dengan tampang yg lagi keren-keren-nya itu turut meramaikan Laskar Pelangi dan cukup membikin seisi bioskop tertawa ger-geran saat posternya menampakan diri.
Dan salah satu lagu Paporit Bokap gw -Malam-Minggu- juga muncul sebagai salah satu Soundtrack di Film itu.

Sepertinya Bokap gw emang satu angkatan dengan Ikal.
Sayang, bokap gw belum nonton nih film. Kalo dia nonton pasti bangga banget dah. Yakin gw.
Secara Bokap gw pernah cerita tentang petualangan dalam menempuh pendidikannya sewaktu di SR (Sekolah Rakyat) dulu juga hampir sama “penderitaannya” dengan kisah anak-anak Laskar Pelangi. Lagian Bokap gw kan salah satu the Kritingers juga. hihihi.

Hidup Bokap Gw!!!!