Seperti Naik Kura-kura (TRIP-ing series part 1 of 5)

Posted: 15 Juni 2009 in Ga Penting Banget, Kisahku
Tag:, , , , ,

Seperti naik kura-kura. Yah begitulah kira-kira rasanya.
Walaupun sejatinya gw sendiri belum pernah naikin kura-kura.

Entah apa karena emang gw udah lama ga naik bis dengan perjalanan yang panjang, atau emang bisnya seperti kura-kura jalannya.

Perjalanan menuju Ciamis Sabtu 13 Juni 2009 kemarin sungguh sangat sangat sangat melelahkan dan membosankan. Ditambah lagi laju bis carteran kita yang na’udubilah lambatnya itu. Diperparah lagi AC dalam bis itu gak bisa disetel dan bentuknya bukan tutupan. Akhirnmya dengan sangat terpaksa gw pun harus rela didingini AC biadab itu.
Lengkap sudah penderitaan gw selama 11 jam perjalanan itu.

Biasanya, kalo kemana-mana, perjalanan sejauh apapun gw selalu riang dan gembira karena selalu ditemani BIS dari perusahaan BLUE STAR. tapi mungkin karena gw ketelatan pesen, BIS dari PO faovorit gw itu sudah ludes dipesen orang. Akhirnya terpaksa cari PO lain.

Dan hasilnya : SEPERTI NAIK KURA-KURA

Bayangkan saudara-saudara, perjalanan yg ditempuh dari habis subuh itu baru nyampe di Green Canyon jam 4 kurang 10 sore (dikurangi istrahat 2 x setengah jam). Mengenaskan sangat.

Wajar ngak sih Jakarta – Ciamis ditempuh 11 jam?

Ah untung saja sebelum berangkat tadi gw sempet bawa beberapa novel ringan di tas gw. Di antaranya New Moon (versi terjemahan tentunya) karya Stephenie Meyer yang baru setengah gw baca, dan JUK karyanya Bang Arham.

Dengan tujuan mulia untuk melenyapkan kebosanan, akhirnya gw-pun melakukan kegiatan membaca. Novel yg gw baca adalah New Moon. Tapi sepertinya novel ini harus dibaca dengan kondisi super nyaman dan dengan konsentrasi yang tinggi untuk dapat meyerap dan memahami isi dan kandungannya (cieh). Baru beberapa lembar gw udah kebosanan sendiri baca novel ini.

Berikutnya JUK. Novel karya bang Arham ini udah tiga bulan baru balik lagi ke Rak buku gw setelah gw ambil paksa dari peminjamnya.

Entah sudah berapa ratus tangan yang menjamah novel yg gw beli secara nggak sengaja waktu nungguin hujan reda di Book City – Giant Ciledug ini.

Iya. Secara waktu gw mendatangi si peminjam pertama, Idin, dia bilang novelnya lagi dipinjam Sarip. Begitu gw ke Sarip dia bilang lagi dipinjam Dadang, begitu gw ke Dadang dia bilang lagi dipinjam Tono. Arghhh… capek gw nguber2 peminjam.

Akhirnya gw instruksikan kepada peminjam pertama, si Idin, untuk segera mencari dan mengembalikan novel tersebut kepemilik sejatinya dengan tempo yang sesingkat-singkatnya. Dan berhasil saudara-saudara. 10 Jam sebelum keberangkatan si idin datang dengan JUK ditangannya.

Udah dulu ah.
Kepanjangan

to be continued ….. (Niruin film KCB)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s