The Kritingers ; Di Balik Sukses Laskar Pelangi

Posted: 15 Oktober 2008 in Ga Penting Banget, Sok Pinter
Tag:, , , , , , , , , , , ,

Gw yakin 9 dari 10 blogger yg tinggal di Jakarta pasti udah nonton Laskar Pelangi.
Dan gw yakin 8 dari 9 orang yang nonton itu berkomentar “Luar Biasa!!!” atas film yang diadaptasi dari Novel fenomenal dengan judul yang sama; Laskar Pelangi.

Gw aja nonton udah 2 kali lho. Tapi pengen nonton lagi.
Abisnya ni film paling luar biasa yang pernah gw tonton.
Presiden SBY aja akhirnya nonton juga.

Tau nggak sih lo siapa aja orang-orang di balik kesuksean Film ini?
Mereka adalah… the KRITINGERS.
Ya. Orang-orang keriting yg ternyata berada dibalik kesuksesan film ini.

Photobucket
Andrea Hirata

Tanpa ada orang keriting yang satu ini, ga mungkin bakalan ada film Laskar Pelangi.
Di balik rambut keritingnya tersimpan pengalaman luar biasa bersama dengan teman-teman Laskar Pelanginya. Hingga terlahirlah Laskar Pelangi. Sebuah Novel fenomenal yang luar biasa.

Photobucket
Riri Riza
Sang sutradara keriting yang super jenius. Dia mampu memvisualisasikan cerita dari sebuah novel dengan sangat luar biasa.
Bukan perkara mudah tentunya mem-film-kan cerita dari sebuah novel yg fenomenal. Masih ingat dengan Ayat-Ayat Cinta, kan? Nggak sedikit orang yang kecewa dan berkomentar negative dengan difilmkannya novel karya Kang Abik ini.
Lain halnya dengan Laskar pelangi. Sejauh ini yang gw denger adalah pujian dan sambutan yang positif atas film ini.
Malahan Andrea Hirata sendiri pun bilang film garapan Riri Riza yang diangkat dari novelnya ini lebih luar biasa dari novelnya itu sendiri.
Gw juga. Gw kira filmnya jauh lebih damai. Kalo di novel, gw merasakan adanya dendam si penulis terhadap sekolah PN.
Hmmm.. menurut lo?

Photobucket
Mira Lesmana
Mabk Mira emang gak pernah main-main dalam memproduseri sebuah film.
Dan hasilnya… semua film-film yang diproduseri Mbak Mira sangat luar biasa. Di antaranya film Ada Apa Dengan Cinta yang menjadi pioneer kebangkitan Film Indonesia yang seolah mati suri.

Photobucket
Giring Nidji
Salah satu unsur utama dalam sebuah film adalah dengan adanya soundtrack lagu (Ost). Ost. Ini bisa mewarnai dan bisa menjadi penunjang kesuksesan dari sebuah film.
Dan entah kenapa film yang diangkat dari novel yang penulisnya keriting dan disutradari oleh seorang sutradara keriting serta diproduseri oleh seorang keriting juga itu soundtrack nya dipercayakan kepada grup band yang leadernya juga seorang keriting. Nidji. Hwa hwa hwa…
Dan emang nggak salah pilihannya. Lagu yang dihasilkannya bener-bener luar biasa. Liriknya bener-bener menyentuh. Salut buat Nidji.

Photobucket
Andy F Noya
Beliau memang nggak terlibat dalam proses produksi Film Laskar Pelangi. Tapi berkat KickAndy-acara-talkshow-yg-dipandunya, turut andil dalam membesarkan Laskar Pelangai. Secara Kick Andy pernah menayangkan Novel Laskar Pelangi, hingga membuat Novel tersebut jadi Booming di seluruh seantero Republik Indonesia. Begitupun ketika novel ini di-Film-kan, beberapa hari sebelum dirilis di Bioskop diriview dulu di acara Kick Andy, sehingga makin membuat masyarakat penasaran dan berbondong-bondong pergi ke bioskop.

Dan…

Photobucket
Gw
Liat tampang gw. Nggak jauh berbeda dengan orang-orang di atas kan?
Hehehehe…. Sekali-kali narsis boleh dong.
Tanpa ada orang-orang kayak gw sebagai penikmat sastra dan film (akut) gak mungkin film ini bisa sukses.

Gw sangat setuju dan seneng banget dengan difilmkannya novel Laskar Pelangi ini.
Secara bangsa kita ini masih merupakan bangsa penonton, bukan bangsa pembaca.

Bener-bener film yang super duper luar biasa.

Tapi…. Ada tapinya.
Sayangnya pemerean Ikal dewasa dalam film ini gak seperti yang gw harapkan. Padahal dalam bayangan gw, jauh hari sebelumnya, kalopun novel ini nantinmya difilmkan, udah kebayang kalo aktor yang bakal memerankan tokoh Ikal ini adalah Nicholas Saputra, yang notabene-nya berambut keriting juga, bukan Lukman Sardi. Secara dari fisiologi, Nicholas Saputra lebih mendekati Andrea Hirata ketimbang Lukman Sardi.

Coba bandingkan sendiri.

Photobucket

Lagian, senyum Lukman Sardi seperti orang yang cengengesan. Hihihi…
Lagi pula Lukman Sardi kan nggak Keriting.

Hidup Orang Kriting….!!!!

======
Update : 16/10/08

Satu lagi nih si Keriting yg turut mewarnai Laskar Pelangi (kelupaan, untung ada yang ngingetin) :

Photobucket
Bang Haji Rhoma Irama
The King of the Music of My Country ini juga turut mewarnai film ini. Posternya dengan tampang yg lagi keren-keren-nya itu turut meramaikan Laskar Pelangi dan cukup membikin seisi bioskop tertawa ger-geran saat posternya menampakan diri.
Dan salah satu lagu Paporit Bokap gw -Malam-Minggu- juga muncul sebagai salah satu Soundtrack di Film itu.

Sepertinya Bokap gw emang satu angkatan dengan Ikal.
Sayang, bokap gw belum nonton nih film. Kalo dia nonton pasti bangga banget dah. Yakin gw.
Secara Bokap gw pernah cerita tentang petualangan dalam menempuh pendidikannya sewaktu di SR (Sekolah Rakyat) dulu juga hampir sama “penderitaannya” dengan kisah anak-anak Laskar Pelangi. Lagian Bokap gw kan salah satu the Kritingers juga. hihihi.

Hidup Bokap Gw!!!!

Komentar
  1. elwara mengatakan:

    hehe,, keren juga nih buletin, ada Garing si Kriting. Salon di tempat Jaim yach > hehehe

  2. djdepagskw mengatakan:

    mudah-mudahan film si kriring ini bisa nyam pai ke pontianak, sampai saat ini 15-10-2008 film LP belum nongol-nongol, sampai bosen bolak-balik ke TO

  3. Farijs van Java mengatakan:

    kritingnya kerenan gw, kaleee…

    (^_^)v

  4. Hidayatullah mengatakan:

    sumpah! gw cengengesan ngilihat foto-foto di sini. hidup keriting!!!!!

    merdeka

  5. Ableh weleh.. weleh.. mengatakan:

    hay ting, resensinya cukup good.
    btw, satu lagi Bang Haji Rhoma Juga Keriting, salah satu lagunya dinyayikan saat Ikal akan apel dgn Aling.

    Menurt gw, Nicolas juga kurang mirip jadi ikal dewasa, menurut gw lebih mirip si AGUS KUNCORO lah….
    Kabarnya novel kedua Andrea “Sang Pemimpi” akan naik layar menyusul Laskar Pelangi ?? malah saat ini sedang casting ??

  6. -=«GoenRock®»=- mengatakan:

    Ceritanya bagus, tapi alurnya lambat. Saya sempet tertidur nonton film ini. Ndak bisa ngedapetin thrillnya karena kurang intens alurnya.

  7. ndop mengatakan:

    huwahahaha… itu analisisnya kok ya bener semua…

  8. queenalea mengatakan:

    whooaaa jadi pengen ngeritingin rambut ahhh!….nyang mana enaknya….yaaa??

  9. Rina mengatakan:

    Alamaaaaaaaakkkk……
    Garing Abis tapi sumpah, ngakak gw baca nih buletin kekekekkekekekeke…..

    Kakak gw juga keriting, mungkin boleh kali ya nyelipin foto dia diantara foto2 beken diatas

  10. unique mengatakan:

    Woooooooooow
    Tadinya aq gak suka banget sama yang keriting2 maunya rebondingan aja, tapi setelah baca tulisan ini mungkin bener juga yang keriting2 emang brillian. setidaknya yang keriting ini bikin aq senyum2.
    salam.

  11. Hakodate mengatakan:

    HAHAHAHAHAHHH… tul bangett!! Akyu juga kriting lowhh.. uh, jadi bersyukur deh jadi orang kriting.. Rebonding? Gak jaman lagi kaleee… :):):)

    Hidup LAskar PElangiiiii…. pecahkan rekor AAC!!!!!

  12. Doni Cry ting mengatakan:

    Ada Teta-Teki Nih…
    Kenapa kebanyakan Orang Cerdas Adalah ORANG KRITING ????
    Misal : Jaman Dulu, ada Einstein, Jaman Sekarang ada Gue..
    Hahaha….Narsis Abizzz

  13. arif ismanto mengatakan:

    didi kempot gak dimasukin??

  14. yaddi mengatakan:

    dibalik film ini banyak unsur kritingnya😆

  15. Zein mengatakan:

    hahahaha,,,,ne tulisan lucu bgt lah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s