Aisha, Haruskah kucari dirimu?

Posted: 23 April 2008 in Tentang Perasaanku
Tag:, , , , , , , ,

aish

Bidadariku,

Namamu tak terukir
Dalam catatan harianku

Asal usulmu tak hadir
Dalam diskusi kehidupanku

Wajah wujudmu tak terlukis
Dalam sketsa mimpi-mimpiku

Indah suaramu tak terekam
Dalam pita batinku

Namun kau hidup mengaliri
Pori-pori cinta dan semangatku

Sebab
Kau adalah hadiah agung
Dari Tuhan
Untukku
Bidadariku

Seorang perempuan shalihah yang akan jadi bidadariku, yang akan aku cintai sepenuh hati dalam hidup dan mati, yang akan aku harapkan jadi teman perjuangan merenda masa depan, dan menapaki jalan Ilahi, itu siapa? Aku tak tahu. Ia masih berada dalam alam ghaib yang belum dibukakan oleh Tuhan untukku. Jika waktunya tiba semuanya akan terang. Hadiah agung dari Tuhan itu akan datang.

dikutip dari Novel Ayat-Ayat Cinta-nya Kang Abik

Aisha, penggambaran sosok wanita yang sempurna.
Siapa yang tak mau apa bila ia berkenan jadi pendamping hidup kita.
Oh… Aisha,
Manusia ‘sesuci’ Fahri saja tak berani mengharapkanmu, membayangkanmu,
Apalagi aku yang hina ini.

Tapi… akankah ada bidadari sepertimu yang mendekatiku bila ku tak mencarinya?
Oh… Aisha. haruskah ku cari dirimu?

Komentar
  1. Farijs van Java mengatakan:

    yaelah, ring. bidadari mah adanye di surga. lo mati aja dulu sono. hehe….

    (^_^)v

    yah, dari dulu aku juga lagi cari Aisha. perempuan yg bener2 namanya Aisha. dari dulu, jauh sebelum ada AAC, aku pengen punya istri yg namanya Aisha!

    Garing :
    Tega bener kau Ris,
    Masa kau suruh aku mati.
    Kalo ketauan pasti masuk surga sih ga papa…
    Kalo nggak??…

    Soal Aisha
    Okey deh, masih belum bosen nyarinya khan?
    SEMANGAT!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s